Copyright © The Journal
Design by Dzignine
modified by @nakhaira
May 25, 2013

Bersih-Bersih Gigi

Ini adalah postingan yang tertinggal dan tidak lengkap, dipublish sebagai pengingat
written: lupa deh, entah kapan, keburu klik "save" dan kepilih schedule otomatis sih --___--

---

Ehem, sebenarnya agak malu juga nih mau nulis mengenai ini. Tapi, demi kebaikan saya dan kebaikan netizen yang tersesat kesini, saya tulis juga deh... :))

Jadi, waktu libur yang sangat berharga di rumah ini saya habiskan sebagian besar dengan bermalas-malasan dan benar-benar menghabiskan waktu dengan keluarga, menikmati keriuhan dan keramaian yang terjadi. Baru kemarin saya bisa melaksanakan "to-do" list saya, yaitu mengurus E-KTP di kantor camat bareng papa. Saya berangkat jam 3 sore, sampai disana langsung ke tempat registrasi. Antriannya nggak terlalu panjang, kira-kira sekitar 10 orang. Papa yang nyerahin surat pemanggilan ke pegawai di kecamatan, sedangkan saya duduk menunggu di bangku yang disediakan. Nggak cukup lama, saya dipanggil ke dalam. Saya duduk buat ambil foto, rekam tanda tangan, rekam sidik jari, rekam iris mata, trus rekam tanda tangan lagi, selesai deh. Besoknya a.k.a hari ini saya pergi ke dokter gigi buat nambal dan bersihin karang gigi yang keliatannya udah luaama banget numpuk. Bedanya, hari ini saya pergi bareng mama :">

Ruang praktek dokter gigi langganan papa mama tersebut masih seperti yang saya ingat saat beberapa bulan yang lalu, masih tetap nyaman dan masih agak dingin (bukan karena AC-nya). Begitu masuk ke dalam ruang praktek, saya langsung menuju tempat duduk 'tersangka'. Giliran pertama adalah membersihkan karang gigi terlebih dahulu oleh suster. Saya selalu khawatir ketika alat-alat kedokteran gigi masuk ke dalam mulut dan mulai mempreteli gigi saya. Apalagi saat proses pemboran.

0 comments:

Post a Comment

What do you think?

Tell me your thoughts...