Copyright © The Journal
Design by Dzignine
modified by @nakhaira
April 27, 2012

Giveaway! Urban Decay, Lip Balm, OPI & more!

Hi pretty ladies. I come again with good news about giveaway to win, especially just for you :)) Sooo, what to win this time? These!
>> ENTER HERE! << | END: MAY 18TH, 2012 at 11:59 PM PST
How to enter:
  • You have to be a follower of LipGlossGossip publicly via Google Friend Connect (GFC).
  • Post this giveaway in your blog and in the sidebar of your blog along with the photo above and a link to the giveaway.
  • and, leave her a comment with a link to your blogpost stating that you have done that all. It will make it easier for her to find it!
THAT'S IT

Remember: 1 entry per person :))
OPEN WORLDWIDE!!!
Good Luck Everyone, Me too :))
April 24, 2012

Advice for Young Girls

source
I think I need to do her advice. My life has been kinda boring recently.
April 19, 2012

Oriflame [review]

Saya punya 3 items produk Oriflame buat direview kali ini. Nyoba-nyoba ngereview produk kecantikan nih :D Berhubung di kampus lagi banyak yang dagang Oriflame, dan saya ditawarkan beberapa produk oleh teman dan kakak tingkat, saya luluh juga liat 3 barang ini karena harganya yang cukup miring (udah dipotong diskon entah berapa kali) dan juga lagi butuh sekalian nyoba kelebihan produk-produk ini.

1.  Swedish Spa Minerals - Night Hand Treatment

100 ml 3.3 fl.oz.
Saya tertarik buat beli krim tangan ini karena harganya cukup murah, yaitu Rp. 9.000,- saja. Tangan saya tidak termasuk golongan yang kering karena tangan saya sering berkeringat banyak. Namun, ada kalanya tangan saya juga terasa sangat kering dan kelihatan keriput, apalagi ketika berada di ruangan yang ber-AC. Jadi, tidak ada salahnya saya beli krim ini buat melembabkan tangan saya di saat-saat tertentu. Wanginya cukup enak, wangi kelapa yang cukup calm dan menenangkan. Tidak terlalu menyengat buat hidung saya yang cukup sensitif terhadap parfum atau wewangian beraroma kuat. Saya suka dengan kadar kelembaban yang diberikan krim ini ke tangan saya. Kalau buat beli lagi, mungkin aja. :))
cepat menyerap ke kulit

2.  Pure Natural Original - Burdock Extract (Purifying Clay Mask)

50 ml 1.6 fl.oz.
"Masker wajah dengan extract burdock untuk jenis kulit normal dan berminyak." 

Saya udah jarang pakai masker lagi sejak berobat ke dokter. Tapi, pengen juga rasanya ngelakuin ritual maskeran buat ngilangin kotoran dan bikin wajah cerah. Lagian, saya juga jarang facial dan peeling di salon atau tempat praktek dokter kulit, jadi jalan lain biar kotoran di kulit wajah saya nggak numpuk, saya maskeran dan peeling sendiri dengan sabun cuci muka (lagi cocok sama Pond's). Harganya saya lupa, soalnya saya beli barengan dengan lip balm dari Oriflame juga.
Saya biasa pakai nih masker kalau lagi pengen santai dan manjain kulit wajah. Sekalian tidur-tiduran ayam. Wanginya cukup menyengat tapi tidak sampai menusuk hidung. Tapi, saya kurang suka dengan efek awal pas saya aplikasikan ke wajah karena di area tertentu seperti sekitar pipi dan dekat bibir terasa agak panas dan pedih seperti terbakar. Walaupun sensasi tersebut hanya sebentar dan di awal-awal saja, tapi itu cukup mengganggu. 
Masker ini juga lumayan cepat kering. Menurut petunjuk di belakang kemasannya, masker ini cukup dibiarkan di atas kulit wajah selama 10 menit, kemudian bilas dengan air biasa. Wajah saya terasa cukup segar setelah memakai masker ini dan terasa lebih lembab dan empuk. Beli lagi ga Na? Mmmm... liat dulu deh. ;p
3.  Tender Care Lip Balm (menyusul)
April 17, 2012

My Love to English

Apa yang bisa bikin harimu sangat sedih sampai bikin kamu pengen nangis sejadi-jadinya? Buat saya, salah satunya adalah menemukan kenyataan bahwa lidah saya terasa kelu sore ini ketika membaca keras-keras sebuah artikel yang saya temukan di laman fb seorang teman. How can in this world this happen? Saya syok bukan main mendengar diri saya sendiri berulang kali salah menyebutkan pengucapan beberapa kata atau kalimat bahasa Inggris. Hati saya langsung panas dan dibalut emosi. Kok bisa, sih?!

Hal pertama yang melintas di pikiran adalah mungkin karena saya tidak pernah lagi mempraktekkan bahasa Inggris seperti waktu masih bersekolah dulu. Gimana nggak, saya dulu ikut kursus bahasa Inggris 2 kali dalam seminggu dan selalu ada praktek ngomong dan bercakap-cakap di depan kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris tersebut selain mempelajari grammar dan menulis (yang menurut saya menarik banget!). Namun, setelah masuk kuliah, saya otomatis tidak melanjutkan kursus lagi dan benar-benar berhenti belajar bahasa Inggris, tidak ikut kursus sama sekali. Saya pikir, masih bisalah nambah-nambah vocabularies lewat baca komik online dan memperbanyak baca artikel berbahasa Inggris di internet. Tapi, ternyata pikiran saya itu salah besar! Penguasaan bahasa Inggris saya, yang awalnya bisa dibilang "active" lama kelamaan berubah menjadi "passive". Jujur, saya sangat kecewa dengan diri saya sendiri saat ini. Saya merasa setelah kuliah, kualitas diri saya jatuh merosot ke titik rendah dan menjemukan. Saya juga menjadi pribadi yang penyendiri dan cukup pemurung serta pesimis. Entahlah kenapa sebabnya. Tapi, saya menduga-duga beberapa hal sebagai pencetusnya. Saya juga makin sinis dan egois saja rasanya terhadap lingkungan di sekitar.
Mungkin menurut kamu, ketidakbisaan mengucap bahasa Inggris ini adalah hal yang sangat teramat sepele ya. Namun, bagi saya, fakta ini merupakan mimpi buruk sekaligus sesuatu yang pahit yang pernah saya hadapi. Saya sangat cinta bahasa Inggris selain tentunya mencintai bahasa Indonesia, bahasa Indonesia. Saya suka bagaimana bule-bule Amerika di tivi atau youtube yang saya tonton berbicara memakai bahasa itu disertai gerak tubuh mereka yang khas. Apalagi setelah saya kenal dan mendengar aksen Inggris British/Britania Raya lewat film Harry Potter. It is sooo heaven! beuatiful and posh! Saya suka sekali dengan kerumitan sekaligus keindahan dalam pelafalan setiap kata dan kalimat dari bibir para artis dan aktor dalam film tersebut. Walaupun kadang, saya sering kali tergugu dan tercenung karna tidak bisa mencerna beberapa kalimat karna pelafalan orang Inggris tersebut yang sungguh rumit :p. Saya terkesima dan ingin bisa bercakap-cakap seperti mereka rasanya. Bahkan, saya pernah punya cita-cita untuk bisa tinggal dan membesarkan anak-anak saya disana suatu hari nanti, haha. Who knows?  
Cinta terhadap bahasa itu memang tidak tumbuh dengan cepat, pasti melewati proses tertentu yang panjang dan mungkin melelahkan. Jujur, saya pernah membenci bahasa Inggris kala masih berstatus siswa SMP. Saya tidak paham dengan bahasa itu dan alergi ketika harus bertemu dan menekuninya di sekolah. Hal ini diperparah saat saya merasa dipermalukan oleh dua orang teman waktu kelas 1 SMP ketika ditunjuk oleh guru untuk mengenalkan diri di depan kelas. Saya terbata-bata dan tidak tahu harus mengucapkan apa dan merangkai kata demi kata agar menghasilkan kalimat perkenalan dalam bahasa Inggris yang baik. Apakah udah bener begini ya susunan kalimatnya? Aduh, apalagi nih bahasa Inggris buat kalimat ini? Duh, duh... malu banget kalau salah ntar di depan kelas, pikir saya. Yah, In the end, I never forget how that two friends humiliated me with their own way in front of many other friends. I was hurt and ashamed at that time. Since that day, I was always afraid of English.
Saya sangat bersyukur dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada papa karena mendaftarkan saya di sebuah kursus yang dikelola oleh pak Joko Jatmiko - mantan guru SMPN 1 Padang, tempat saya bersekolah waktu itu - yang mengubah total persepsi saya terhadap bahasa ini. Beliau-lah yang membantu saya menemukan keindahan di balik grammar dan vocabularies. Modul-modul beliau penuh manfaat dan sangat membantu saya. Beliau juga yang membatu saya untuk mencintai dan menyayangi bahasa ini. Berkat semangat dan dorongan kata-kata positif beliau, saya akhirnya jatuh cinta sepenuhnya pada bahasa ini dan berhasil keluar dari lubang hitam ketakutan yang selama ini menelan dan membelenggu saya. Saya suka dengan cara mengajar beliau, sangat jelas, terstruktur, dan mudah diterima oleh otak saya yang buntu. Tidak seperti sekarang, dulu murid-muridnya masih sedikit, jadi saya lebih sering diajar beliau ketimbang asistennya.
Sejak saya tamat SMA hingga saat ini, hanya sesekali saya melihat beliau di tempat kursusnya, selalu dengan senyum yang melekat di wajahnya. Sayangnya, saya tak pernah punya kesempatan untuk berbincang-bincang ringan lagi dengan beliau. Terselip rindu di hati saya untuk kembali belajar mencintai bahasa Inggris di sana lagi. Mungkin, setelah tamat dan ditempatkan bekerja ke daerah nanti (mama mendoakan saya kerja di Kota Padang aja! Amin ya Allah, amiiin), saya akan mencoba menemui beliau dan meminta izin untuk mengajar di tempat kursusnya, seperti yang dulu pernah ditawarkannya kepada saya saat saya masih kelas tiga SMP, hehe :))
*dedicated to Mr Joko Jatmiko, the best teacher I've ever met in my whole life who teach with heart & much love*
April 15, 2012

Can You Keep My Secret?

Got a secret can you keep it? 
swear this one you'll save
better lock it in your pocket
taking this one to the grave

If i show you then i know you
won't tell what i said
cause two can keep a secret

if one of them is dead...


Do you swear you won't never tell my secret to anyone? 
do you swear on your life?
R.e.a.l.l.y...?
April 08, 2012

A Day Made of Glass

Nggak ada kerjaan yang menyita perhatian, siang ini saya main lagi ke Google + setelah merasa agak bosan di twitterland. Pas iseng ngintip akun gplus ndorokakung, saya nemu video super duper menarik ini yang bikin saya bengong takjub nontonnya dan dalam hati bilang, "WOW! KEREN BANGET DEH. SUMVEEEH!!!" saya mau banget dong hidup kayak gitu! glek. Bagi yang belum pernah lihat, nih video yang saya maksud. 


Bagi yang udah lihat, gimana komentar kamu mengenai kehidupan masa depan yang memikat seperti ini? Kalau saya pengen banget ngerasainnya. Secara gitu, perkembangan teknologi nggak bisa direm. Selalu ada aja yang baru setiap hari, bahkan setiap detik. Sayangnya, saya masih belum kuat ngikutinnya, terkendala ekonomi yang masih belum mapan juga nih. Ehemmm.. :D
April 04, 2012

Giveaway (again), Ladies!

Yak, halo sodara-sodaraaah! Kali ini saya datang lagi dengan membawa kabar bahagia buat pecinta giveaway di seluruh Indonesia. Kali ini giveaway ini diadakan oleh Jeung Kiki *uhuk, kayak yang udah lama kenal aje >,<* dalam rangka memeriahkan ultahnya yang jatuh tanggal 22 April 2012 nanti! Happy Birthday!!! 

So, jangan lama-lama deh yaaah, mending kamu yang baca blog saya ini, segera pasang ikat kepala dan mulai join giveaway ini. Kali aja menang, trus ntar Jeung Kiki ngadain giveaway yang lebih wow secara rutin di blognya. *eh eh*. 

Terus, apasiiih hadiah yang bisa bikin kita (para ladies ini) ngilerrr? Nih, lihat gambarnya aja ya biar jelas dan paham (dicomot langsung dari blognya, di-make-upin seperlunya oleh 'tangan dingin' saya biar cuantik & menggoda iman!) ;))
>> KUKUNYAKIKI << | END: 21 APRIL 2012

Hadiah lebih rincinya bisa kamu lihat langsung di blog Jeung Kiki sekalian buat ninggalin komen yang merupakan salah satu syarat join giveawaynya. 

SYARAT JOIN:
  1. Jadi follower via Google Friend Connect (GFC) di blog Jeung Kiki.
  2. Posting juga tentang giveaway ini di blog kamu. :)
  3. Tinggalin komen di blognya Jeung Kiki berisi nama GFC dan link blogpost kamu.
  4. Dan, tulis juga email kamu, biar dia bisa dengan mudah menghubungi kamu kalau ntar jadi pemenang giveawaynya ini (*pray* amiiin).
Gampang kan? ;))

Safe & Sound


LYRICS
"Safe & Sound"
(feat. The Civil Wars)

I remember tears streaming down your face
When I said, "I'll never let you go"
When all those shadows almost killed your light
I remember you said, "Don't leave me here alone"
But all that's dead and gone and passed tonight

Just close your eyes
The sun is going down
You'll be alright
No one can hurt you now
Come morning light
You and I'll be safe and sound

Don't you dare look out your window darling
Everything's on fire
The war outside our door keeps raging on
Hold on to this lullaby
Even when the music's gone
Gone...

Just close your eyes 
The sun is going down
You'll be alright
No one can hurt you now
Come morning light
You and I'll be safe and sound

Oooh, Oooh, Oooh, Oooh
La La (La La)
La La (La La)
Oooh, Oooh, Oooh, Oooh
La La (La La)

Just close your eyes
You'll be alright
Come morning light
You and I'll be safe and sound...

Oooh, oooh, oooh, oooh oh oh. [7x]

***

Setelah nonton The Hunger Games bareng Ika, Wira, dan Nanda seminggu yang lalu, lagu Taylor Swift feat. The Civil Wars ini langsung jadi primadona di dalam playlist musik di lappie. Emang saya nggak yakin denger lagu ini pas nonton The Hunger Games, tapi saya dengerinnya di blog orang dan langsung jatuh cinta dengan alunan musiknya yang sepi dan damai. Ditambah dengan suara khas Taylor yang bikin lagu ini punya kesan magis dan agak mistis di telinga saya.
April 02, 2012

Gamal & Donor Darah :D

Hari ini saya diajak Ika ke Plaza Senayan (Playan) buat lihat penampilan live Gamal. Dia girang banget pengen ketemu doi sampai dandan yang cakep. \^.^/. Hihi, saya ikutan senang dan dandiy yang cakep juga. Kita berangkat jam setengah dua dari kosan dan baru dapat tumpangan (*baca: bus 921) ke Playan jam 2 kurang 10. Nyampe di sana jam setengah 3 kurang 5 pake jalan kaki (sebentar) di tol gara-gara busnya sempat oleng dan nabrak pagar pembatas jalan tol. Ada-ada ajaaa yang terjadi di jalan ya, untung aja saya dan ika berikut penumpang lain beserta busnya nggak kenapa-kenapa, paling klimak kita shock dan busnya kegores. >,<

Back to topic. Jadi, kita langsung menuju Playan lewat parkiran dan meninjau lokasi Gamal, Audrey, dan Cantika (GAC) bakalan nyanyi, abis itu kita muter-muter kaya anak ilang di Playan, --_--". Jam empat-an baru kita merapat lagi ke stage yang rame dengan gambar dan nuansa Angry Bird. Ika udah deg-degan dan nggak tahan banget mau lihat Gamal nyanyi. Biar nggak mati gaya, kita foto-foto dulu di bawah pohon bunga kertas nan cantik ini :D
foto-foto cantik ;")
Sekitar jam 4 lewat, GAC muncul di sudut kiri panggung dan menyapa para pengunjung Mall berikut anak-anak kecil yang sibuk main Angry Birds yang nggak terlalu peduli sama kakak-kakak GAC :)). Ika langsung teriak tertahan deh ya, antara girang banget, seneng, dan takjub karena berhasil liat live performance Gamal dengan mata kepalanya sendiri. Hihihi. Mungkin saya bakal kaya Ika juga nih ya kalau ketemu (suatu hari nanti entah kapan) dengan Emma Watson, Rupert Grint dan artis idola saya lainnya. XD

Tak ketinggalan saya diminta Ika buat ngerekam Gamal nyanyi, dan inilah hasil rekaman amatira dari kamera hape saya (maafkan yah kalau hasilnya jelek).


GAC nyanyiin lima buah lagu, dan nggak satu pun yang saya hafal *errr*. Tapi, yang penting Ika senang. Kelar cuci mata nontonin Gamal, giliran keinginan saya yang minta segera dipenuhi. Kita pindah ngaso ke Sency buat... *jeng jeng* donor darah! Yak, ini kali kedua saya mau donorin darah, sebelumnya udah pernah donor pas ultah yang ke-20, dan pengennya dirutinin donor tiap 3 bulan sekali biar badan tetap sehat dan tentunya biar bisa nolongin orang lain yang sangat membutuhkan darah di luar sana.

Unit Transfusi Darah Daerah (UDD) PMI yang berlokasi di Senayan City (Sency) tempat saya menyumbangkan darah ini terletak di lantai LG, deket Food Hall, lebih tepatnya di area crystal lagoon. Nggak bakalan nyasar kalau mau kesana karena ada penunjuk arah jelas yang bakal membantu para pengunjung mencapai tempat tersebut. Tempatnya memang agak terpencil dan tersuruk dari lalu lalang, tapi, bisa segera ditemukan dengan mudah kalau kita mengikuti petunjuk yang ada. UDD PMI Cabang Depok ini buka dari jam 9 sampai jam 18.00 (seingat saya pas liat di pintu masuknya). 

Kesan pertama saya terhadap UDD PMI ini adalah: bersih, rapi, mungil, dan nyaman. Petugas dan dokternya juga baik secara lho ya dokter yang tugas wajahnya kaya anak band gitu loch! :D. Begitu masuk ke dalam ruangan UDD, cuma ada seorang bapak cina muda lagi ngisi data diri. Saya dan Ika kemudian langsung cek tekanan darah dan tensi dulu sama dokter di ruangan yang telah disediakan. Tidak lupa saya minta cek ulang golongan darah! Berhubung pengen banget ngemastiin kalau golongan darah saya tuh benar-benar AB+. Agak kacau kan urusannya kalau saya adalah putri yang tertukar :p. Soalnya mama di rumah bilang kalau ia golongan darahnya adalah A, sedangkan papa bilang beliau bilang golongan darahnya juga A. Nah, runyam urusan kan kalau anaknya tiba-tiba ber-golongan darah AB? :O. Syukurlah ternyata petugas PMI sebelumnya tidak melakukan kekeliruan. Setelah dicek lagi oleh dokter di UDD PMI Sency ini, emang benar golongan darah saya itu adalah AB rhesus +, bukan A seperti yang selama ini disabdakan mama saya. Well, pasti mama papa ada yang nggak bener golongan darahnya nih! >,<

Kelar cek darah, saya cek tekanan darah dan Hb. Hasilnya bagus, tekanan darah saya normal (120/80 mmHg), kadar hemoglobin juga masuk kategori normal untuk wanita seumur saya (14,7 gr/dl), berat badan alhamdulillah selalu di atas 45 Kg (*hahaha), dan saya nggak lagi datang bulan. Yippiyay saya diperbolehin ngedonor! Legaaa!. Ika pun setelah diperiksa lolos tes kesehatan juga dan bisa donor \^.^/. Tapi, dia mulai ragu mau donor atau nggak. "Sereeemmm..." katanya, takut sakit pas ditusuk jarum. Tapi, akhirnya dia luluh juga kok dan memutuskan untuk ikut donor darah. Hahay, asiiik... :))

Sebelum beneran diambil darahnya, kita disuruh ngisi data diri lengkap dulu di depan (dekat pintu masuk tadi) sembari nunggu giliran. Nggak begitu lama setelah mengisi data diri, saya duluan yang dipanggil ke dalam buat donor. Asli, pas udah mulai berbaring di kursi rebahan (I call it that), keluar deh tuh segala kegrogian di badan saya, kayak suhu badan yang langsung berubah drastis bak freezer, keringat dingin yang membanjir di tangan, dan sedikit gemeteran. Udah kayak mayat idup aja deh pokoknya. Huhu... Ketakutan dan ketegangan saya makin diperparah pas liat bapak cina di sebelah kiri saya lagi merem melek nahan sakit gara-gara jarum yang nancep di kulitnya belum juga nemuin pembuluh darah yang pas buat mengalirkan darahnya ke kantong darah. Kakinya ampe naik turun teratur dengan frekuensi cepat sambil menggeliat-geliat. Euuuu, sereeeemmmm~~~ >,<.

Untungnya, saya nggak mengalami kejadian serupa dengan bapak tadi. Proses ngambil darah saya berjalan normal. Prosedur standarnya: lengan atas pendonor dibalut alat pengukur tensi yang mencengkram kuat, nggak lupa buat bersihin area yang mau ditusuk jarum biar steril, tangan dikepal dengan kuat, tarik napas, lalu jarum masuk ke kulit dan daging *tusuk* nyesss, lepas kepalan tangan dan rileks deh. Selesai. Udah
akhirnya sempat mengabadikan momen pas jarum nancep di kulit eke :D
Ika nyusul saya kemudian buat ditusuk setelah bapak cina yang barengan saya tadi selesai mendonor. Sama kaya saya, dia dag dig dug takut juga, takut bakalan sakit banget. Daaan, nggak pake lama juga, jarum sukses nancep di lengan kanan Ika tanpa ada masalah. Tuh lihat wajahnya Ika happy banget walaupun tangan kanannya tak berdaya. Hihi.
Wajah Ika udah cerah abis dag dig dug...
Well, kira-kira lima belasan menit kemudian, darah kita (tentu nggak semuanya ya) udah berpindah ke kantong darah. Sebagai ganti darah tersebut dan biar tubuh segera dapat asupan nutrisi, kita dapat teh botol dan bread talk buat ngisi perut yang juga udah mulai demo. Yippi yay! Misi saya dan Ika berjalan dengan mulus dan lancar! Semoga bisa balik lagi ke UDD PMI Sency ini bulan Juni untuk donor selanjutnya. Bahagia rasanya nggak bisa dideskripsikan dengan kata-kata :))
it is a long way to come back again to this place... :)) I will be very happy to be back!
NB: Catatan dari Blood for Others